Pengalaman Menjadi Peer Counselour
Assalamualaiakum semuanya...😁🙏
Hai! Di blog kali ini aku ingin memberi tahu kalian semua bagaimana
pengalamanku menjadi seorang Peer counselour.
Sebelum itu aku ingin memberi tahu kalian semua apa itu KONSELING TEMAN SEBAYA (PEER COUNSELING) dan KETERAMPILAN KONSELOR TEMAN SEBAYA.
Yukk!! Di simak terus
KONSELING
TEMAN SEBAYA (PEER COUNSELING)
💨 Konseling
Teman Sebaya
Konseling sebaya merupakan tingkah laku yang saling membentu serta
memperhatikan secara interpersonal diantara teman sebaya, di lakukan oleh individu
non-profesional dalam bidang layanan konseling
💨 Tujuan
Konseling Teman Sebaya
1. Dapat membantu teman yang
membutuhkan untuk didengarkan.
2. Membantu orang lain yang
sulit terbuka dengan ahli yang profesional.
3. Membantu orang lain untuk
meringankan beban perasaan.
💨 Fungsi
Dan Manfaat Konseling Teman Sebaya
1. Membantu siswa lain
memecahkan permasalahannya.
2. Membantu siswa lain yang
mengalami penyimpangan fisik.
3. Membantu siswa – siswa baru
dalam menjalani pekan orientasi siswa untuk mengenal sistim dan suasana sekolah
secara keseluruhan.
4. Membantu siswa baru
membina dan mengembangkan hubungan baru dengan teman sebaya dan personil
sekolah.
KETERAMPILAN
KONSELOR TEMAN SEBAYA
💨 Keterampilan
apa saja yang di butuhkan?
1. Attending respone ( Memberikan perhatian )
2. Emphatizing ( Melakukan empati )
3. Summarizing ( Merangkum )
4. Question ( Pertanyaan terbuka )
5. Guneineness ( Keaslian )
6. Assertivenes ( Asertif )
7. Confrontation ( Konfrontasi )
8. Problem Solving ( Pemecahan masalah )
👉 Attending
respone
Bahwa melayani konseli secara
pribadi merupakan upaya yang dilakukan konselor untuk memberikan perhatian
secara total kepada konseli. Hal ini dikemukakan melalui sikap tubuh dan
ekspresi wajah. Ketika konseli berbicara, maka konselor merespon secara verbal
maupun non verbal, contohnya dengan tersenyum. Konselor benar benar merespon
yang telah disampaikan oleh konseli.
👉 Emphatizing
Empati secara umum dapat diartikan sebagai
kemampuan konselor untuk dapat merasakan. Seolah – olah merasakan apa yang
sedang konseli alami.
👉 Summarizing
Hasil percakapan antara
konselor dan konseli hendaknya disimpulkan sementara oleh konselor untuk
memberikan gambaran kilas balik ( feedback ) atas hal – hal yang telah dibicarakan
sehingga klien dapat menyimpulkan kemajuan hasil pembicaraan secara bertahap,
meningkatkan kualitas diskusi, dan mempertajam fokus pada wawancara konseling.
👉 Question
Proses konseling terdiri dari
dua model pertanyaan yang diberikan
secara terbuka. Pertama pertanyaan terbuka seperti “bagaimana perasaan
anda ketika menganggap bahwa masalah itu sulit untuk diselesaikan?”, selain ini
“apa rencana selanjutnya yang ingin anda lakukan?. Kedua pertanyaan tertutup “a[akah
anda yakin anda mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan sesuai dengan yang
diharapkan?”. Pertanyaan terbuka maupun tertutup ini membantu konselor dalam
memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pribadi konseling.
👉 Guneineness
Keaslian merupakan prilaku
yang jujur dan sesuai dengan pikiran dan perasaan yang sedang dialami serta
diekspresikan melalui perkataan dan tingkah laku.
👉 Assertivenes
Asertif merupakan hak setiap
individu untuk mengungkapkan perasaan, pendapat, dan apa yang diyakini terhadap
ketidak mampuannya dalam menyelesaikan tugas – tugasnnya.
👉 Confrontation
Konfrontasi
suatu tekhnik konseling yang menantang klien untuk melihat adanya kesenjangan
atau inkonsistensi antar perkataan dan bahasa badan ( perbuatan ), ide awal
dengan ide berikutnya, senyuman, dengan kepedihan, dan sebagainnya.
👉 Problem
Solving
Satu teknik yang juga dimiliki
oleh konselor yakni menjadi pecemah masalah dan penawar solusi. Konselor ahli
perlu memberikan bimbingan kepada konselor sebyaa untuk memberikan tawaran
solusi kepada konseli.
Nah ini waktu nya untuk aku memberi tahu kalian semua pengalamanku menjadi
seorang Peer Conselour
Pengalaman aku menjadi seorang Peer counselour adalah, aku menjadi tau apa
saja keluh kesah temanku dan mungkin
jawaban atau saran yang aku berikan kepada dia berfamanfaat dan membantu. Keluhan
temanku ya itu dia mempunyai masalah dalam mengerjakan tugas tepat waktu,
biasanya dia mengerjakan tugas pada hampir waktu deadlinenya. Lalu aku memberikan
kepada dia saran atau jawaban, ya itu untuk jangan malas mengerjakan tugas dan
pada waktunya tugas sudah muncul di Google Classroom, setidaknya yang dia sudah
mengerti dengan soalnya dia menyicil untuk mengerjakannya agar tidak membuang –
buang waktu, dan aku juga memberi tahu dia butuh motivasi atau semangat dari kedua
orang tuangnnya.
Dia juga mempunyai keluhan ya itu, dia mempunya sifat kepribadian
melonkolis dia mempunya kelemahan misalkan dia selalu membandingkan dirinya
kepada orang lain, dia lebih ngerasa rendah dari orang lain, misalkan “
kok aku lebih jelek yaa dari dia”, dia juga merasa “ udah lah aku g bisa”. Lalu
aku memberikan jawaba atau saran untuk tidak dipikirkan atau percaya saja
dengan diri sendiri.
Dia juga mempunyai keluhan ya itu
malas dalam melaksanakan tugas rumah. Lalu aku memberikan saran atau jawaban untuk
lebih rajin lagi dan menyadari kalau itu memang sudah menjadi tanggung jawab
dia.
Dia juga mempunya keluhan ya itu, pada saat sholat dia susah sekali untuk
khusyuk. Lalu saya memberikan kepada dia saran atau jawaban yang bisa membantu
dia untuk khusyuk saat sholat, mungkin dia bisa belajar untuk lebih khusyuk lagi
pada saat sholat. Karena pada saat sholat kita harus khusyuk agar amal ibadah
yang sudah kita laksankan tidak terisia – sia dan di terima kepada Allah SWT
dan Allah SWT sudah berfirman, “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang
beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya” (Q.S Al-Mu’minuun:
1-2), cara khusyuk pada saat sholat mengikuti tata cara dengan benar, mamahami
bacaan sholat, fokus, lingkungan bersih, menganggap sholat terakhir.
Semoga bermanfaat..
#Aisyah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh🙏
~ Terimakasih🙏😁 ~
Waww mantepp aiss lengkapp bangett ini udah baguss sippp
ReplyDelete